Saturday, 10 December 2016

Strategi Perang Rakyat Indonesia Untuk Memberantas Korupsi

Masyarakat memang memiliki peran yang sangat penting dalam upaya memberantas korupsi dan segala bentuk tindakannya. Mengapa demikian? Karena kita haruslah sadar benar bahwa yang paling dirugikan atas tindakan korupsi adalah rakyat Indonesia. Apakah kita rela jika uang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan serta kesejahteraan rakyat malah dihabiskan oleh tikus-tikus serakah?

Pejabat negara berlomba lomba melakukan korupsi
Para pejabat negara serta pemerintah yang harusnya bertugas dan bertanggung jawab atas kehidupan rakyat malah berlomba-lomba untuk mengumpulkan harta pribadi dengan menggunakan anggaran negara. Seorang ahli bernama B. Sudarsono dalam bukunya yang berjudul Korupsi di Indonesia menjelaskan kalau salah satu penyebab adanya korupsi di Indonesia yaitu pengaruh kultur. Hal ini menjelaskan kalau korupsi di negara kita sudah menjadi kebiasaan atau malah sudah membudaya.

Dampak Korupsi Bagi Rakyat 
Salah satu dampak korupsi bagi rakyat adalah kemiskinan
Jika anggaran negara sudah dikorupsi, lalu apa yang akan digunakan untuk mensejahterakan rakyat? Kita sudah merasakan betul sulitnya kehidupan sekarang ini. Kondisi tersebut tentunya akan semakin menekan kehidupan rakyat miskin dimana hidup yang sudah susah akan bertambah susah. Dampak dari korupsi dapat dilihat dan dirasakan dalam berbagai hal diantaranya:
  1. naiknya harga barang karena APBN yang dikorupsi seperti bahan pokok di pasar, beras, gula, bawang merah, dll. Selain itu kenaikan harga BBM juga menjadi salah satu dampak dari korupsi; 
  2. rakyat miskin semakin menderita karena uang tunjangan, layanan pendidikan dan kesehatan yang telah dikorupsi; 
  3. upah buruh yang tergolong sangat rendah;
  4. hutang negara yang semakin menumpuk; 
  5. rusaknya sarana infrastruktur dan fasilitas umum lainnya karena anggaran yang akan digunakan untuk membangun dan memperbaiki fasilitas tersebut dikorupsi, dan masih banyak dampak buruk lainnya. 
Peran Rakyat serta Masyarakat 
Pengelolaan manajemen yang kurang efektik dan optimal menyebabkan semakin merebaknya praktek korupsi di Indonesia. Meskipun negara kita sudah memiliki KPK, namun masyarakat juga memiliki peran yang penting dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi.Hal tersebut sudah dicanangkan di dalam Undang-Undang Nomor 31/1999 dan Nomor 20/2001 Bab V dimana mengatur mengenai peran masyarakat dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi. Sebagai masyarakat, kita sebenarnya mampu mengawasi, mengontrol, mengatasi, serta mencegah berbagai tindakan korupsi di Indonesia. Namun, sayangnya banyak dari mereka yang bersikap tak acuh menanggapi hal tersebut. Meskipun pada akhirnya mereka juga yang nantinya akan mengeluh ketika dampak dari korupsi sudah merugikan kehidupan bangsa. 

Ayo Berantas Korupsi!


Dalam kasus korupsi, peran aktif yang nyata sangatlah dibutuhkan untuk membantu pemerintah memberantas korupsi. Dengan memberdayakan masyarakatnya sendiri maka negara mampu memberantas korupsi secara optimal. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan masyarakat. 
  1. Mendidik diri sendiri agar tidak melakukan segala bentuk tindakan korupsi mulai dari yang kecil hingga besar. 
  2. Melaporkan segala bentuk praktek korupsi seperti kasus suap, penyelewengan dana, dll kepada para penegak hukum. Disini KPK menjamin penuh keselamatan serta kerahasiaan identitas bagi masyarakat yang melaporkan tindakan tersebut. 
  3. Memberikan pengarahan kepada orang lain mengenai tindakan korupsi. Hal tersebut dapat dimulai dengan mendidik moral dan karakter anak-anak kita agar dapat berperilaku jujur, disiplin, melatih mereka menjauhi tindakan-tindakan korupsi ringan, dll. 
  4. Ikut bekerjasama dengan lembaga-lembaga anti korupsi dan Lembaga Swadaya Masyarakat lainnya dalam hal upaya memberantas korupsi, seperti ikut kampanye anti korupsi, memberikan wawasan dan arahan kepada masyarakat lain mengenai korupsi, dan sebagainya.
  5. Menamkan serta menekankan mengenai pendidikan moral dalam dunia pendidikan dimana guru serta pihak sekolah lain sama-sama bekerja sama mengajarkan sikap anti korupsi kepada siswa. Hal tersebut akan sangat membantu negara untuk menciptakan calon para pemimpin bangsa yang jujur dan adil. 
  6. Melaksanakan serta menaati peraturan-peraturan yang telah dibuat contohnya seperti taat lalu lintas, membayar pajak tepat waktu, tidak melakukan suap saat ditilang atau membuat SIM. 
Jadikan Indonesia sebagai negara yang bersih dari korupsi


Korupsi bukanlah suatu hal yang mudah begitu saja dibersihkan dari Indonesia. Lembaga KPK saja masih belum mampu mengatasi hal tersebut selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya memburu tikus-tikus negara. Mulai sekarang, marilah kita bersama-sama menyusun siasat jitu untuk berperang memberantas korupsi.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggarakan KPK dan Blogger Bertuah Pekanbaru
Logo KPK

Logo Blogger Bertuah


0 comments:

Post a Comment